Jazz Traffic Jogja 2013

Jazz Traffic 2013 berlanjut. Setelah sebelumnya dihelat di kota Solo pada 2 November dan 12 jam non stop di Grand City Surabaya pada   24 November yang lalu. Kini kota Jogja yang istimewa ini, benar-benar mendapat keistimewaan dalam konser di penghujung tahun bertajuk “Djarum Super Mild Jazz Traffic Jogja 2013” – “When Jazz Meet Blues” yang diselenggarakan pada Sabtu  7 Desember 2013, di Grand Pacific Hall.

Press Conference “Jazz Traffic Jogja 2013” di Hotel Grand Tjokro, Gejayan – Yogyakarta

“Pada konser ini, kami mengajak masyarakat pecinta musik jazz agar tahu sejarah jazz itu berasal dari blues,” ujar Ajie Wibowo, pelaksana Jazz Traffic Festival 2013 sejak 2011 di Semarang pada jumpa pers hari Jumat (06/12).

Keistimewaan lain, hadirnya sebuah kelompok free jazz Kayon yang dimotori tiga nama besar dalam Jazz Indonesia yaitu Gilang Ramadhan, Pra Budi Darma dan Indra Lesmana. Apa pun nama bajunya, trio ini akan tetap tangguh baik di konsep musikal atau penampilannya.  Nama Kayon adalah sebuah gunungan yang biasa menjadi penanda awal dan akhir dalam pentas wayang kulit. Ini adalah  simbolime, dari sebuah kehidupan. Pada album Kayon yang bertajuk “Tree of Life” terdapat beberapa komposisi yakni  “First Dawn”, “East Cost of Java”, “Panghareupan”, “Little Jakarta”, “Mademato Kamaki Kawosi”, “Makepung”, dan “Kayon”, yang tentu akan dibawakan di Jogja.

Konser “Djarum Super Mild Jazz Traffic Jogja 2013” juga menampilkan Gugun Blues Shelter, Maliq and D’essentials, Andien dan Kirana Big Band asal Jogja. Event ini dimulai pukul 18.10 – 00.00 WIB. (agp)

Owen Baker

Back to top