Asia Tri Jogja 2014

Gelaran ke-9 event Asia Tri kembali dihelat. Tahun ini akan dihadiri seniman seniman dari Jepang, Canada, Spanyol, Malaysia, Ukraina, dan seniman Indonesia yang berasal dari Jakarta, Cirebon, Lampung, Solo dan Yogyakarta. Asia Tri Jogja 2014 diselenggarakan di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman pada Selasa 30 September 2014 serta di Omah Petruk, Karang Klethak, Kaliurang pada Rabu dan Kamis 1 – 2 Oktober 2014.

Festival ini pertama kali diselenggarakan di Seoul, Korea pada tahun 2005. Asia Tri Jogja Festival tahun 2014 ini mengambil tema “Berbagi Pengalaman Budaya”. Sekalipun diprakarsai oleh tiga negara, namun pada dasarnya festival ini sangat terbuka bagi seniman-seniman dari negara manapun dengan tidak memandang suku, ras dan latar belakang agama. Seperti yang telah terselenggara pada tahun-tahun sebelumnya hadir juga seniman- seniman dari negara lain yaitu : Belanda, Australia, Jerman, Austria, Hongkong, Libanon dan Perancis.

Seniman yang terlibat dalam acara ini adalah seniman-seniman tradisi dan kontemporer dari berbagai bidang yaitu musik, tari, performance art :

1. Jocelyne M , Canada

2. Jun Amanto, Jepang

3. Rina Takahashi, Jepang

4. Heki Atsushi, Jepang

5. Hideshima, Jepang

6. Mao Arata, Jepang

7. Tshiguro Tsukamoto, Jepang

8. UMS – DANCE CO, Malaysia

9. Angela Lopez, Spanyol

10. Topeng Losari Cirebon

11. Candra Malik, Jakarta

12. Ayu Permata, Lampung

13. Windarti, Solo

14. Asita Kaladewa, Yogyakarta

15. Jamalludin Latief, Yogyakarta

16. Arjuni, Yogyakarta

17. Kina Dance, Yogyakarta

18. Jathilan, Yogyakarta

19. Rampak Grayak, Yogyakarta

20. Gendang Gendheng, Yogyakarta

21. Whani Dharmawan, Yogyakarta

22. Otok Bima Sidarta, Yogyakarta

23. Mila Rosinta, Yogyakarta

Dalam Acara ini tampil juga komunitas-komunitas seni tradisi yang hidup di sekitar Kabupaten Sleman, misalnya : Jathilan Karang Klethak.

Festival Asia Tri adalah sebuah festival seni pertunjukan keliling yang diprakarsai oleh seniman-seniman tiga negara, yaitu : Korea, Jepang dan Indonesia (Yogyakarta). Pemrakarsa festival tahunan ini adalah Yang Hye Jin dari Korea, Soga Masaru dari Jepang, dan Bimo Wiwohatmo dan Bambang Paningron dari Indonesia (Jogja).

Owen Baker

Back to top